Kemungkinan Rotasi Bumi Berbalik Arah

waktu sudah semakin cepat, sudah tidak lagi 24 jam. Salah satu penyebabnya adalah gempa-gempa besar yang terjadi beberapa tahun terakhir.

Efek gempa itu, disebutkan telah menggeser lempeng atau kerak dan poros Bumi. Yang tadinya imbang, yang membuat Bumi tetap bisa berputar dengan normal, 24 jam dalam satu putaran, akibat bergeser, beban yang ditampung Bumi jadi tidak imbang.

Akibat berat sebelah, Bumi berputar sedikit lebih cepat dibanding semestinya.

Sampe sini, gw mikir-mikir. Kalo gempa terus-terusan terjadi, mendorong lempeng Bumi ke sana-ke mari, menggeser beban di permukaan bumi, tentunya lama-lama Bumi makin nggak imbang.

Ini bisa berakibat rotasi Bumi makin cepet, makin cepet, makin cepet, walhasil dalam satu hari waktu jadinya tinggal 20 jam (misalnya) atau malah makin lambat, makin lambat, makin lambat, sampe kemudian di suatu waktu berhenti berputar lalu malah berbalik arah rotasi (kalau gempa bikin beban bumi bergeser ke arah lain).

Nah, kalo udah begitu, akhirnya kesampeyan juga deh Matahari terbit dari Barat :D

Tapi mustinya sih itu masih lama (mudah-mudahan), mengingat 3 gempa dahsyat antara tahun 2004 sampai 2011 yang terjadi di Jepang, Chile, dan Aceh secara total baru berhasil mempercepat rotasi Bumi sebesar 9,86 mikro detik.

sumber : emmet24son.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s