DB Cooper, Sang Pembajak Pesawat yang Misterius dan Kasusnya Tidak Terpecahkan Hingga Kini

Pada tanggal 24 November 1971, seorang pria kurus berambut gelap membayar $20 di bandara Portland, Oregon, untuk membeli tiket satu arah ke Washington. Dengan jas berwarna gelap, dasi yang dijepit, kaca mata hitam dan penampilan yang sopan, tidak ada yang menyangka bahwa pria ini akan melakukan satu kejahatan yang paling misterius dalam sejarah FBI. Continue reading

Advertisements

Norman Diundang Tukul Arwana, Bukan Kapolri!

 

Kapanlagi.com – Mabes Polri membantah jika Brigadir Satu (Pol) Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo, pelantun lagu India yang meramaikan media massa akhir-akhir ini, dipanggil menghadap Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bahrul Alam, mengungkapkan bahwa kedatangan Briptu Norman Kamaru ke Jakarta bukan untuk menghadap Kapolri, melainkan diundang oleh acara Bukan Empat Mata, yang dipandu Tukul Arwana.

“Briptu Norman dipanggil ke Jakarta bukan karena dipanggil Kapolri atau akan menghadap Kapolri. Melainkan karena mendapatkan undangan dari bapak Tukul untuk tampil di Bukan Empat Mata,” ujar Irjen Pol Anton Bahrul Alam di Bareskrim Mabes Polri, Kebauyoran Baru, Jakarta, Kamis (07/04/2011).

Atas kedatangan Briptu Norman Kamuru itu, pihak Mabes Polri pun mengaku tidak keberatan. Mabes Polri pun sudah mengizinkan yang bersangkutan untuk tampil di acara yang tayang di Trans7 itu.

“Intinya dia bukan menghadap Kapolri. Tapi mendapatkan undangan dari Trans7, dan dari Mabes Polri tidak keberatan dengan acara itu,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Briptu Norman, nantinya saat acara, yang bersangkutan juga akan ditemani oleh Korps Brimob.

“Nanti saat acara juga akan ditemani oleh teman-temannya di Brimob,” ujar Anton.

sumber : kapanlagi.com

NATO Takes Over Libya Air Operations

 

NATO has assumed full command of all air operations over Libya, taking over from the U.S., which had played a leading role since international forces began enforcing a no-fly zone on March 19.

NATO Secretary-General Anders Fogh Rasmussen said the transition was completed early Thursday. The NATO operation, called “Unified Protector”, includes enforcing the U.N. Security Council resolution that mandates the no-fly zone along with an arms embargo and airstrikes to protect civilians.

Meanwhile, U.S. media reports say the CIA has sent teams of operatives into Libya to gather intelligence and make contact with anti-Gadhafi forces. The reports cite officials as saying intelligence agents are looking into the identities and abilities of rebel forces before foreign allies consider providing them with direct military aid.

British sources told The New York Times that British special forces and intelligence officers also are in the North African nation.

In Washington, the White House repeated that the U.S. has not made a decision on whether to provide arms to rebel forces in Libya. Wednesday’s statement was issued amid reports that President Barack Obama has approved a secret authorization for covert efforts to support anti-government rebels.

Earlier Wednesday, troops loyal to Gadhafi drove anti-government rebels from key coastal cities they had seized days before, reversing opposition gains made since international airstrikes began.

Libyan rebels retreated amid intense fighting around the strategic oil towns of Ras Lanuf and Brega. Many opposition fighters fell back to the city of Ajdabiya, from where residents were seen fleeing along the road toward the opposition stronghold of Benghazi.

Pro-Gadhafi forces were shelling Brega and a rebel military spokesman said he expected the loyalists to enter the city by Wednesday night.

The spokesman Colonel Ahmad Bani also said as many as 3,600 heavily armed members of the Chadian Republican Guard are now fighting alongside Gadhafi loyalists. He dismissed concerns that members of al-Qaida are fighting with the Libyan rebels.

Yakuza Bantu Korban Gempa

VIVAnews – Gempa 9 skala richter yang menguncang Jepang telah mengakibatkan lebih dari 18 ribu jiwa menjadi korban. Data sementara menunjukkan 7.197 jiwa dipastikan meninggal dunia, sementara 10.905 lainnya resmi dinyatakan hilang.


Kehilangan sanak saudara, handai tolan pun dirasakan kelompok mafia Jepang atau dikenal dengan nama Yakuza. Terkadang kondisi terburuk membuat orang melakukan hal yang baik.

Tak lama berselang setelah gelombang tsunami menerjang, dua kelompok besar Yakuza bergerak menjadikan kantor mereka sebagai basis untuk distribusi makanan, air dan selimut. Barang-barang tersebut langsung dikirmkan melalui dua truk besar ke daerah terkena bencana.

Sehari setelah gempa, Inagawa-kai, kelompok Yakuza ketiga terbesar di Jepang mengirimkan dua puluh lima truk dengan kapasitas masing-masing empat ton yang mengangkut popok kertas, ramen (sejenis mie) instant, baterai, lampu pijar, minuman dan kebutuhan sehari-hari lainnya ke daerah Tohoku.

Eksekutif Sumiyoshi-kai, kelompok Yakuza kedua terbesar bahkan menawarkan pengungsian bagi warga asing. Sementara Yamaguchi-gumi, kelompok Yakuza terbesar di negara sakura itu juga membuka kantor di seluruh negara serta mengirimkan kebutuhan kepada korban secara diam-diam.

Inagawa-kai merupakan kelompok yang paling aktif karena memiliki akar kuat pada daerah bencana. Inagawa-kai memblokade jalanan di Tokyo guna mengirimkan 50 ton perbekalan ke Hitachinaka City Hall, prefektur Ibaki, pada tengah malam tanggal 12 maret hingga pagi hari 13 maret 2011. Pengiriman tersebut tanpa menyebutkan pengirim karena takut adanya penolakan dari para korban.

Inagawa Kai mengirimkan 70 truk ke Ibaraki dan Fukushima yang memiliki tingkat radiasi nuklir tinggi. Secara keseluruhan, kelompok itu telah menggerakan barang kebutuhan sebesar 100 ton ke Tohoku. Mereka mengirimkan bantuan tanpa perlindungan apapun.

Angota Yamaguchi-gumi  mengatakan pihaknya tidak ingin disebutkan sebagai pengirim guna menghindari penolakan dari korban. “Saat ini tidak ada seorang pun yang ingin diasosiasikan dengan kami, dan kami tidak suka jika bantuan kami ditolak,” kata anggota Yakuza itu seperti dilansir dari laman the Daily Beast. Salah satu anggota lain juga berkata, “Saat ini, tidak ada yakuza atau katagi (warga biasa) atau gaijin (orang asing) di Jepang sekarang. Kami adalah Jepang semua. Kita semua perlu membantu satu sama lain.”

Bagi anda yang tak kenal dengan Yakuza, mungkin akan terkaget-kaget pada awalnya. Tapi kegiatan filantropi ini sudah dimulai sejak tahun 1995 ketika gempa Kobe terjadi. Yamaguchi-gumi adalah pihak yang paling sigap tanggap bencana menyerahkan bantuan kepada korban ketika itu. Bantuan tersebut juga dibayar dengan dana yang mereka kumpulkan dari orang-orang di sekitar gempa.

Membingungkan memang. Siapa menyangka Yakuza yang sehari-hari melakukan praktek ilegal seperti mengumpulkan uang kemanan, pemerasan, dan kekerasan, bisa melakukan kegiatan kemanusiaan seperti ini. Meski begitu, sejak pasca perang Jepang, Yakuza berperan penting dalam menciptakan keamanan di negeri sakura.

Tapi tetap diingat Yakuza merupakan organisasi kriminal, dan mereka memiliki cara sendiri untuk menekan tingkat kriminalitas. Penduduk Jepang sendiri saat ini masih mengagumi dan menenggang aksi Yakuza.

Bagaimana dengan respons Kepolisian Jepang terhadap aksi bala bantuan ini? Ada perjanjian tak tertulis antara Polisi dan Yakuza. Kepolisian saat ini dapat menerima tindakan mereka tersebut asalkan mereka tak menjadikan hal ini untuk publisitas semata.

Saat ini terdapat lebih dari 80 ribu angota Yakuza. Polisi negeri Jepang biasa menyebutnya dengan shiteiboryokudan yang berarti kelompok yang menggunakan kekerasan.

tak bisa beli susu, balita diberi air tajin.

DEMAK – Potret kemiskinan di negeri ini seolah tak ada habisnya. Sebuah keluarga yang terdiri dari lima orang di Demak, Jawa Tengah, harus tinggal berdesakan dalam gubug yang nyaris roboh.

Bahkan karena tidak memiliki biaya, seorang bayi berusia kurang dari sebulan harus minum air tajin atau air bekas mencuci beras untuk mengganti susu.

Air sisa memasak beras ini diberi campuran gula dan garam kemudian diminumkan kepada Nadia Fabriola, bayi yang berusia 21 hari. Ibu sang bayi, Heri Puryatiningsih dan neneknya Muniroh, dengan telaten menyuapi Nadia sejak lahir. Air susu Heri tak juga keluar, sementara untuk membeli susu formula, mereka tidak memiliki uang.

Jangankan membeli susu, untuk makan sehari-hari saja, keluarga yang tinggal di Kampung Tanubayan, RT 07/09, Kelurahan Bintoro, ini kesulitan. Di gubug yang terbuat dari anyaman bambu berukuran 3×4 meter itulah, janda miskin itu hidup bersama anaknya, Heri dan tiga cucunya.

Selain berfungsi sebagai tempat tidur, ruangan itu juga untuk memasak sekaligus makan. Tak hanya itu, sejumlah barang teronggok di pojok gubug berlantai tanah ini.

Sementara untuk tidur, mereka berbaring di atas tumpukan batu bata yang dijajar lalu ditutup alas tikar lusuh. Satu-satunya tiang penyangga di dalam gubug juga telah lapuk hingga nyaris roboh.

Untuk mandi dan mencuci, mereka harus pergi ke sungai yang tak jauh dari gubug mereka.

Muniroh mengaku hanya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tak lebih dari Rp15 ribu per hari. Itu pun tidak setiap hari ada orang yang memanfaatkan jasanya.

Jumlah itu harus bisa menutupi seluruh kebutuhan anak cucunya. Apalagi semenjak melahirkan, Heri tidak bias lagi membantu mencari nafkah.

”Suaminya (Heri), Sukeri, kabur waktu istrinya hamil 2 bulan,” ujar Muniroh.

Muniroh menambahkan, mahalnya biaya hidup juga memaksanya untuk bertahan dalam gelap karena tidak mampu berlangganan listrik PLN. Satu-satunya cahaya sebagai penerang gubugnya adalah lampu templok usang di dinding bambu.

Meski hidup serba kekurangan, Muniroh tidak ingin mengemis meminta belas kasihan orang. Baginya bertahan hidup dengan penghasilan seadanya, lebih disyukuri ketimbang memohon belas kasih orang.

kota kondom larang kondom

PARIS – Pengadilan di Prancis telah melarang sebuah perusahaan yang didirikan oleh keturunan Raja Louis XIV yang menjual kondom mewah dari Kota Kondom, Prancis.

Pengadilan di Kota Bordeaux ini melarang penjualan kondom yang menggunakan merk “Kondom Asli dari Kota Kondom”.

“Sudah jelas bahwa penggunaan nama, gambar dan kemahsyuran kota Kondom tanpa sepengetahuan pemerintah kota setempat ini adalah suatu hal ilegal,” ujar sang hakim seperti dilansir Strait Times, Kamis (17/3/2011).

Keturunan bangsawan Prancis, Charles-Emmanuel de Bourbon Parme dan Gil de Bizemont, telah menjual kontrasepsi mewah yang ramah lingkungan itu sejak tahun 2009. Penjualannya paling banyak diserap Amerika Serikat (AS).

Perusahaan yang berpusat di Kota Kondom dengan gaya abad pertengahan ini menjual kondom tersebut seharga USD2 atau sekira Rp17 ribu. Kondom itu sendiri diproduksi di Malaysia, dan pihak perusahaan mengatakan bahwa kondom mereka tidak akan ditemukan di tempat lain di Prancis.

Dalam situsnya, keduanya mengatakan bahwa “Kondom ini mencegah penyakit dan melindungi dari rasa kelengketan,” kata Bizemont.

Kasus ini kemudian diajukan ke pengadilan oleh Wal Kota Kondom karena telah mencatut nama Kota Kondom.

sumber : okezone.com

VIVAnews – Gempa dan tsunami besar yang melanda Jepang, Jumat 11 Maret 2011 kemarin, disebut-sebut berhubungan dengan fenomena ‘supermoon’ atau ‘lunar perigee,’ yaitu fenomena mendekatnya bulan ke bumi yang sedang terjadi saat ini.

Isu supermoon akhir-akhir ini mengemuka di sejumlah media internasional.  Sejumlah kalangan meyakini bahwa fenomena ini mengakibatkan bencana alam hebat seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi.  Gempa bumi 8,9 Skala Ritcher dan tsunami 13 kaki yang menghantam Jepang kemarin, seperti mengkonfirmasi teori supermoon ini.

Namun, hal itu dibantah oleh pakar gempa dari Pusat penelitian Geoteknologi LIPI, Danny Hilman Natawidjaja.  Menurutnya, supermoon bukan penyebab utama terjadinya gempa bumi di Jepang.  Danny menegaskan, kaitan antara supermoon dan bencana alam tidak memiliki dasar ilmiah.

“Masih banyak unsur mistiknya daripada ilmiahnya.  Kita masih perlu melakukan peninjauan yang lebih ilmiah mengenai hal itu,” kata Danny ketika dihubungi VIVAnews, Sabtu 12 Maret 2011.

Namun, Danny mengakui gejala supermoon memang bukan berarti harus diabaikan sama sekali.  Hal itu masih cukup penting untuk diperhatikan, dalam artian kajian ilmiah lebih lanjut penting untuk dilakukan.

“Kita harus menggunakan penelitian ilmiah sebagai patokan.  Jangan berpatokan pada mitos-mitos atau hal-hal yang sifatnya mungkin kebetulan,” ujarnya.

Ia menekankan, imajinasi dan asumsi tidak berlaku dalam ilmu pengetahuan. Supermoon sendiri akan mencapai puncaknya pada tanggal 19 Maret 2011 mendatang.

Saat itu, bulan akan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi dalam kurun waktu 18 tahun terakhir.  Lantas, apakah akan terjadi bencana lebih besar pada tanggal 19 Maret yang jatuh pada hari Sabtu pekan depan?  Danny mengingatkan, jangan berspekulasi dan berasumsi.